Kelebihan Jurusan IPS

Published April 20, 2014 by syarifahfaqoth

IPS-Logo

Kalian pernah galau? Oke saya tau jawabannya pasti, semua manusia pernah ngalamin yang namanya galau. Dan begitupun dengan saya, ya pernah galau. Tapi saya senang, seengganya itu salah satu tanda kalo saya ini manusia tulen.

Hal yang paling bikin saya galau bukan gara-gara cinta, bukan gara-gara saya jadi korban PHP, bukan juga gara-gara nerima kenyataan kalo temen saya suka makan upil. Sama sekali bukan karena itu. Saya galau karena masalah yang amat sangat penting bagi kehidupan saya, jiwa dan raga saya, yaitu JURUSAN.

Ya waktu itu saya galau setengah pingsan waktu mau milih jurusan di SMA. Saya masuk IPA, IPS, atau Bahasa? Ya di sekolah saya sistem masuk jurusannya terserah kita. Bebas semau kita. Gak ada yang namanya yang pinter masuk IPA, yang kurang pinter masuk IPS, yang bagus berbahasa masuk jurusan Bahasa. Sama sekali gak begitu. Ini murni ngikutin kemauan kita, cita-cita kita, harapan kita, dan gak lupa keinginan ORANG TUA kita. Oh Nooooooo, I think that’s not good. Ini hidup kita, so what?
Tapi itulah kenyataannya, dalam hal ini orang tua seolah-olah jadi penentu. Ceritanya ada anak yang kepengin banget masuk jurusan IPS. Tapi orangtuanya gak setuju. Orangtuanya lebih milih anaknya masuk jurusan IPA. “Apa sih bagusnya IPS? Jelas-jelas IPA itu lebih bagus. Kamu bisa jadi dokter, kamu juga bisa jadi insinyur”. Ucapan orang tua yang kayak begini nih yang bikin anaknya naik level dari galau setengah pingsan jadi galau setengah mati.

Tapi setelah saya dikasih arahan-arahan dari BK, lalu saya berpikir keras, dan gak lupa bedo’a minta petunjuk (tapi saya gak pake yang namanya semedi seminggu di dalem gua). Akhirnya saya memutuskan buat masuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial alias IPS.

Kehidupan sebagai anak IPS sangat menyenangkan tapi juga ada hal yang bikin ini agak gak enak dijalanin.
Orang-orang di luar sana, mungkin termasuk kamu yang baca ini mungkin masih menganggap kalo kelas IPS itu kelas BUANGAN, kelas orang-orang kurang pinter. Dan emang itu yang sering saya denger. Halo, sekarang saya jelasin ya, betapa ajaibnya jurusan IPS. Karena …

1. Belajar Hal Yang Dinamis
Di Jurusan IPS kita belajar banyak hal yang dinamis atau gampang berubah. Sebuah statement yang keluar dari seseorang pada tahun 1999 ternyata bisa dipatahkan oleh orang lain pada tahun 2011 dengan alasan mengikuti perkembangan zaman. Nah, di kelas nanti biasanya ada perdebatan diantara siswa-siswa yang mempercayai kedua pendapat tersebut. Ilmu sosial itu ilmu yang mudah mengalami perubahan, di setiap perubahan tersebut akan timbul perdebatan-perdebatan yang lebih dekat dengan dunia luar.

2. Melatih Kemampuan Berdiskusi dan Berdebat,
Di Jurusan IPS nanti akan banyak terjadi perbedaan pendapat yang sangat mungkin menimbulkan perdebatan. Prinsip ilmu yang tidak pasti membuat kita dilatih untuk berpikir kritis dalam memandang suatu masalah. Kita dituntut untuk tidak langsung menerima dan menelan mentah-mentah suatu statement. Udah gitu, perdebatan yang terjadi akan lebih enak buat kita karena masalah diperdebatkan cenderung dekat dengan kehidupan sehari-hari.

3. Mempelajari Ilmu yang Mudah Diterapakan di Kehidupan Sehari-hari
Ada yang bilang IPS tuh jurusan hapalan. Wakwau, salah besar tuh. Sebenarnya semua jurusan tuh ada hapalannya dan ada juga prakteknya. Sangat disayangkan ketika masih banyak yang belum menyadari adanya praktek di Jurusan IPS. Padahal pelajaran-pelajaran seperti Ekonomi, Geografi, Sosiologi justru lebih mudah diaplikasikan di kehidupan sehari-hari. Kita bisa mencatan pengeluaran duit jajan kita. Kita juga bisa mengamati bahkan memberikan solusi pada berbagai penyimpangan sosial di sekitar kita. Yang lebih mantap nih kalau kita lagi kebetulan pulang kampung, kita bisa tuh mengamati sistem irigasi di sana. Sebenarnya sih masih banyak lagi tapi segitu dulu ajalah. Kalau masih kurang bilang aja, ntar saya kasih tahu.

4. Cocok untuk Siswa yang Ingin Aktif Berorganisasi
Masa-masa SMA bisa dibilang masa yang paling maknyus untuk belajar berorganisasi. Kenapa eh kenapa? Ini dikarenakan Masa SMA adalah masa peralihan dari remaja menuju dewasa. Sehingga kita membutuhkan bekal-bekal yang nantinya akan kita butuhkan di masa dewasa. Nah, salah satunya adalah kemampuan berorganisasi. Di Jurusan IPS beban pelajaran cenderung lebih ringan dibanding jurusan IPA yang biasanya dipenuhi banyak tugas. Bahkan saya malah meningkat prestasi akademiknya semenjak masuk Jurusan IPS dan aktif berorganisasi.

5. Prospeknya Lagi Cerah
Dahulu kala saat Orde Baru Jurusan IPA seakan lebih diunggulkan. Tahu gak kenapa? Itu dikarenakan pada masa pembangunan seperti saat itu kita memang banyak membutuhkan insinyur dan ilmuwan. Tapi sekarang, tren sudah berganti kawan. Ketika krisis global sedang melanda dunia, kita membutuhkan banyak ekonom yang punya pemikiran revolusioner. Kita juga membutuhkan banyak sosiolog untuk mengatasi berbagai permasalahan sosial di negara ini.

6. Calon Pemimpin
Di dalam Jurusan IPS, kita diajarkan menjadi seorang pemimpin yang baik dan bertanggung jawab. Guru
saya pernah bilang “Kalianlah semua yang akan memimpin orang-orang yang berasal dari jurusan-jurusan lain. Mereka memang para ilmuwan hebat, namun kita lebih hebat karena mereka akan patuh kepada kita” woow, dahsyat!!. Pada ilmu manajemen, kita diajarkan cara me-manage orang-orang pintar untuk bekerja dibawah kendali kita. Contohnya para CEO yang me-manage para Insinyur pertanian di kebun-kebun Indonesia.

Cukup jelas bukan? So, kita yang merasa berada di jurusan ini berbangga lah. Dan orang-orang di luar sana harus ikhlas merubah anggapannya kalo jurusan IPS itu gak bagus. Karena setiap jurusan mempunyai kelebihannya masing-masing. Apa jadinya negeri ini tanpa ahli-ahli sosial dan ekonomi?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: